Profesi Apoteker Universitas Islam Indonesia

Berita Terbaru
Open Recruitment Tutor Problem Based Learning (PBL) Program Profesi Apoteker UII XXVIII Print E-mail
Written by Lindung   
Saturday, 16 January 2016
 Program Studi Profesi Apoteker Universitas Islam Indonesia kembali melakukan open recruitmen tutor yang nantinya akan membantu pelaksanaan proses pembelajaran dengan metode Problem Based Learning bagi calon mahasiswa angkatan XXVIII. Kriteria tutor terdiri atas kriteria umum dan kriteria khusus yang berbeda untuk masing-masing blok.
 
Surat lamaran dan lampiran pendukung diserahkan ke Sekretariat Prodi Profesi Apoteker UII selama jam kerja pukul 08.00 - 16.00 WIB, dimasukkan dalam map berwarna biru dengan informasi blok yang didaftar, ditulis/ditempel di atas map. Jika ada informasi yang dibutuhkan dapat menyampaikan via email ke This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (085228203010) atau This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it (085643754215).

Penerimaan berkas lamaran akan dibuka tanggal  18 s/d. 21 Januari 2016 . Adapun syarat dan ketentuan lebih lengkap silahkan download disini.
Last Updated ( Saturday, 13 August 2016 )
Read more...
 
Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru XXVIII Print E-mail
Written by Lindung   
Monday, 28 December 2015
PENERIMAAN MAHASISWA BARU ANGKATAN XXVIII
PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER
 
Program Studi Profesi Apoteker UII akan menerima pendaftaran mahasiswa baru Angkatan XXVIII pada bulan Januari 2016.

PENDAFTARAN PROFESI APOTEKER UII
Pendaftaran dibuka dalam dua gelombang dengan jadwal sebagai berikut.

Pendaftaran dan Cetak Kartu Ujian                : 19 Januari 2016

Psikotes                                                         : 20 Januari 2016

Ujian Kefarmasian dan Wawancara                 : 21 Januari 2016

Pengumuman                                                 : 25 Januari 2016

Herregistrasi                                                    : 26 Januari 2016

Agenda Angkatan XXVIII

Kuliah Perdaana                                              : 27 Januari 2016

PERSYARATAN PENDAFTARAN

I.    Calon peserta Program Studi Profesi Apoteker harus telah menyelesaikan program Strata 1 (S-1) Farmasi yang terakreditasi minimal C dengan IPK minimal 2,50

II.   Calon peserta mengumpulkan berkas persyaratan berupa :

  1. Foto copy ijazah S-1 atau minimal Surat Keterangan Lulus S-1 yang telah disahkan oleh Dekan, (1 lembar).
  2. Foto copy transkrip nilai dengan IPK ≥ 2,50 yang telah disahkan oleh Dekan (1 lembar)
  3. Pas foto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 (4 lembar)
  4. Foto copy Kartu Tanda Penduduk/KTP/Identitas Diri (1 lembar)
  5. Surat keterangan berbadan sehat jasmani asli atau foto copy yang dilegalisir, wajib dari Unisia Polifarma UII (1 lembar)
  6. Surat keterangan bebas narkoba asli atau foto copy yang dilegalisir, wajib dari Unisia Polifarma UII ato LPOMK Farmasi UII (1 lembar)
  7. Surat keterangan sehat rohani asli atau foto copy yang dilegalisir dari dokter jiwa Rumah Sakit Pemerintah (1 lembar) diikumpulkan pada saat herregistrasi
  8. Biaya pendaftaran Rp. 300.000,- dibayarkan ke Rek. 1000032049 Bank Bukopin (Gedung Rektorat UII) a.n. Badan Wakaf UII Bank Bukopin buka jam 08.30 s.d 13.30 WIB
  9. Semua berkas dimasukkan ke dalam map plastik warna biru
  10. Pelayanan di Sekretariat Program Studi Profesi Apoteker :
  • Pendaftaran   : Jam 09.00 s.d 12.00 WIB
  • Istirahat         : Jam 12.00 s.d 13.00 WIB
  • Pendaftaran   : Jam 13.00 s.d 14.30 WIB

Biaya Studi Alumni UII :
    Angsuran I  Rp. 8.750.000,-
    Angsuran II Rp. 8.750.000,-

Materi Ujian Kefarmasian :
1. Agama Islam
2. Manajemen Farmasi
3. Kimia Farmasi
4. Teknologi Farmasi
5. Farmakologi dan Farmakokinetika
6. Farmakoterapi
7. Compounding and Dispensing

Keterangan lebih lengkap, silahkan download disini. Sedangkan untuk alur proses pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Angkatan XXVIII, silahkan download.


Untuk informasi lebih lengkap dapat menghubungi :
Sekretariat Program Studi Profesi Apoteker
Kampus Terpadu Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta 55584
Phone.      : (0274) 898585 ext.3049
Fax.          : (0274) 898585 ext.3052
Email         : This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Web          : http://pharmacist.pharmacy.uii.ac.id/
Facebook  : Apoteker Uii Yogyakarta
Twitter      : @apoteker_uii

 

Last Updated ( Friday, 13 May 2016 )
Read more...
 
Progam Studi Profesi Apoteker UII Kaji Keberadaan BPJS Kesehatan Print E-mail
Written by Habib   
Monday, 26 October 2015
 Sebagai salah satu wujud respon akan isu Jaminan Kesehatan nasional (JKN) yang beberapa waktu terakhir mengemuka di masyarakat, Progam Studi Profesi Apoteker UII menggelar seminar berupa Kajian Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ditinjau dari Perspektif Syariah dan Kesehatan, pada Sabtu (17/10) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII.

Kegiatan seminar menghadirkan narasumber dari BPJS Kesehatan dan Pakar Syariah, yakni Kepala Unit MPKP BPJSK Cabang Utama Yogyakarta, Army Maria Ulfah, S.Farm, Apt. dan Pakar Keilmuan Islam UII, Drs. Asmuni MTh, MA. Seminar dibuka oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UII, Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D. dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen serta para praktisi perapotekan di Yogyakarta.

Drs. Asmuni MTh, MA. dalam materinya, menyampaikan bahwa pemahaman unsur maisir pada BPJS oleh sebagian orang karena adanya spekulasi dan untung-untungan. Misalnya baru bayar beberapa kali, tapi mendapat pengobatan yang nilainya berlipat. Inilah oleh sebagian orang dikategorikan unsur pertaruhan  yang tidak sesuai dengan nilai-nilai syari’ah.

Disampaikan Drs. Asmuni MTh. MA., dalam akad tabarru’ keberadaan garar, jahalah tidak selalu menjadi pertimbangan. Apalagi garar dan jahalah tersebut dalam perspektif yang masih subyektif, artinya masih bisa diperdebatkan. Tinggal sekarang persoalan maisir yakni pertaruhan atau untung-untungan. “Jika seseorang yang tercatat sebagai peserta BPJS beberapa bulan, kemudian mengalami sakit,  yang ia sendiri tidak menghendakinya apakah tepat dikategorikan sebagai maisir,” tuturrnya. 

“Saya kira tidak seorang pun berencana untuk sakit, meskipun sakit itu sendiri tidak bisa dihindari. Jika terjadi kasus seperti ini lebih tepat dijastifikasi dengan kaidah fikih al-masyaqqatu tajlibu al-taisir atau kesulitan dapat menarik kemudahan,” paparnya.
Sementara berkenaan dengan penerapan denda keterlambatan yang akumulasinya berpotensi menjadi riba nasi’ah yang diharamkan oleh syari’ah seperti disampaikan Drs. Asmuni MTh. MA.. Klaim riba terhadap denda keterlambatan peserta BPJS dapat dibenarkan, akan tetapi klaim ini tidak mencerminkan konsistensi MUI sendiri. Karena meskipun dalam konteks yang berbeda MUI telah mengakui denda keterlambatan bagi nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran. 

Dipaparkan Drs. Asmuni MTh. MA., fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000 yang mengatur sanksi denda ini berdasarkan pada prinsip ta’zir, yaitu bertujuan agar nasabah lebih disiplin dalam melaksanakan kewajibannya. Untuk resiko riba yang akumulatif, dalam fatwa ini juga disebutkan bahwa denda keterlambatan tersebut tidak boleh menjadi pendapatan bank, melainkan dimasukkan menjadi dana sosial. “Mengacu pada fatwa ini, maka denda atas keterlambatan peserta BPJS dapat dibenarkan apalagi sejak awal  diperuntukkan menjadi dana sosial,” jelasnya. 

 Sementara Army Maria Ulfah, S.Farm, Apt. dalam materinya memaparkan kajian JKN  Tinjauan Perspektif Kesehatan. Mengutip UU No. 40/2004, Pasal 19, Jaminan Kesehatan diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip Asuransi Sosial dan prinsip Kesetaraan memperoleh manfaat dan akses. Meninggkatnya layanan kesehatan menurutnya antara lain dilatarbelakangi pembangunan berwawasan kesehatan yang belum optimal, kesenjangan ekonomi tinggi, prilaku dan cara pandang terhadap kesehatan (Ignorance), transisi epidemiologi dan transisi demografi. (sumber:www.uii.ac.id)


Read more...
 
Rapat Kerja Fakultas MIPA UII Print E-mail
Written by Rossy   
Saturday, 10 October 2015

Raker 2015

Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia mengadakan Rapat Kerja (Raker) di Gedung Fakultas MIPA pada tanggal 9-10 Oktober 2015. Pembukaan Raker pada hari Jumat, 9 Oktober 2015 oleh Wakil Rektor I UII Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI, di Auditorium Lantai 4 Gedung Fakultas MIPA UII. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menyampaikan bahwa Raker yang disusun harus sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) yang telah dibuat oleh Rektor.

Wakil Rektor I memberikan rumusan tujuan strategis UII selama 4 tahun kedepan. Dekan Fakultas MIPA UII Drs. Allwar, M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan sinkronisasi kegiatan Prodi, menjelaskan bahwa program yang sama bisa diakomodasi oleh fakultas. Selain itu Dekan F MIPA UII juga meyampaikan bahwa kedepan ingin membuat suatu produk yang menjadi keunggulan F MIPA UII.
 
Raker dihadiri oleh Wakil Rektor I UII, Dekan & Wakil Dekan Fakultas MIPA UII, Ketua Program Studi (Kaprodi) & Sekretaris Program Studi (Sekprodi) Profesi Apoteker, Kaprodi & Sekprodi Farmasi, Kaprodi & Sekprodi Statistik, Kaprodi & Sekprodi Ilmu Kimia, Kaprodi & Sekprodi D3 Kimia Analis, Kaprodi & Sekprodi Pendidikan Kimia, segenap dosen, dan karyawan Fakultas MIPA UII.
 
Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) UII merupakan salah satu Prodi di bawah Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia juga memaparkan Renstra dalam Raker tersebut. Kaprodi PSPA UII Dimas Adhi Pradana, M.Sc., Apt. dalam Raker menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2016. Dalam RKAT, Kaprodi PSPA UII memaparkan tujuan, strategi, sasaran, program, dan indikator ketercapaian PSPA UII 4 tahun kedepan.

Agenda Raker pada hari kedua, Sabtu, 10 Oktober 2015 yaitu kerja mandiri masing-masing Prodi. Kerja mandiri Prodi Profesi Apoteker di Ruang Sidang Lantai 3, Dekanat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 1, Prodi Farmasi di Ruang Sidang Lantai 2, Prodi Statistik di Ruang Sidang Lantai 1, Prodi Ilmu Kimia di Auditorium Lantai 4, Prodi D3 Kimia Analis di Ruang Tutorial Lantai 4, dan Prodi Pendidikan Kimia di Ruang tutorial Lantai 4. Hasil Raker ini akan diserahkan ke Universitas yang selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan persetujuan dari Yayasan Badan Wakaf UII. 
Last Updated ( Tuesday, 29 August 2017 )
Read more...
 
Pengembangan Preseptor dan Alumni 2015 Print E-mail
Written by Habib   
Tuesday, 29 September 2015
 Progarm Studi Profesi Apoteker (PSPA) dalam upaya berkontribusi bagi pengembangan alumni dan preseptor maupun praktisi Rumah Sakit (RS) mengadakan workshop bertema akreditasi. Workshop yang berjudul Menggali Standar-Standar Akreditasi Mendukung Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien Atas Pelayanan Farmasi berlangsung pada tanggal 29-30 Agustus bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung Baru FMIPA UII.
 
Kegiatan ini diselenggarakan oleh PSPA melalui Laboratorium Mini Teaching Hospital dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan praktisi rumah sakit sehingga mampu mempersiapkan akreditasi rumah sakit yang berbasis patient safety dengan standar akreditasi terbaru.

Akreditasi Rumah Sakit dilakukan setiap sekali dalam 3 tahun, sehingga menjadi suatu kebutuhan bagi pihak RS untuk selalu mengupdate pengetahuan staf dan karyawannya. Standar akreditasi yang harus dipenuhi oleh pihak RS pun mengalami perubahan sesuai kebutuhan perkembangan waktu. Standar akreditasi yang terbaru adalah standar dari KARS versi 2012 dan standar versi 5 dari JCI yang berbasis patient safety.

Peserta workshop berasal dari berbagai rumah sakit di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Beberapa orang pesta adalah preseptor (pembimbing lapangan PKPA Rumah Sakit) RS tempat PKPA Mahasiswa Profesi Apoteker. Peserta nampak antusias menyimak materi dan mengikuti rangkaian acara, termasuk sesi diskusi untuk perumusan rekomendasi di masing-masing standar.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Wakil Dekan FMIPA UII yaitu Dr. Farida Hayati, M.Si., Apt. Kegiatan diawali dengan materi pembuka yang disampaikan oleh Dra. Dwi Pudjaningsih, Apt., MMR., dengan judul Peran akreditasi Rumah Sakit dalam mendukung peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Acara tersebut juga menghadirkan pemateri yang lain yaitu Dra Yulia Trisna, MPharm, Apt., salah seorang praktisi yang bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Beliau menyampaikan tentang Konsep dan Prinsip Pelayanan Berfokus pada Pasien dalam Standar Akreditasi Versi 2012, serta pengalaman RSCM dalam meraih dan mempertahankan akreditasi.  Acara berlangsung selama 2 (dua) hari dengan diakhiri dengan presentasi rekomendasi hasil diskusi peserta mengenai langkah-langkah dalam penyelenggaraan persiapan akreditasi. (Okti)
Last Updated ( Tuesday, 29 September 2015 )
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 64 - 72 of 356
unisys
Mini Teaching Hospital Profesi Apoteker UII
Forum UII

Polling

Bagaimana Kinerja Pengelola Profesi Apoteker UII
 

Who's Online


Photo Galery

Galeri Foto UII